puisi

Tuesday, October 25, 2022

MANGAPA AKU HARUS KEMBALI?

Sungguh tidak pernah terpikirkan aku kembali berada di ruangan ini, memainkan jari jemari di atas tuts komputerku yang masih setia sekalipun sempat aku tinggalkan. Suatu saat ketika hati tidak bisa menolak langkahku digiring kembali di sini. Sembari melayangkan pandang ke sekeliling ruangan yang sudah bertahun-tahun menjadi rumah keduaku bahkan lebih banyak waktuku habis di sini dibandingkan di rumah, sekejap mataku tertuju pada sebuah bingkai foto kosong yang terletak di atas filing cabinet berwarna hijau army. Seketika Tuhan menaruh sebuah kalimat di hatiku, tuliskanlah ini anakku "apapun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia", aku terhenyak sadar, ternyata inilah jawaban dari sebuah pertanyaan yang menggalau di hatiku. MENGAPA AKU HARUS KEMBALI? karena aku harus melakukan pekerjaan untuk Tuhan, aku sungguh tidak tahu apa yang akan Tuhan ijinkan aku jalani di sini, tapi yang pasti ada maksudNya dalam hidupku, keluargaku dan mungkin juga untuk Perusahaan ini. Segera kuambil bingkai kosong, mengisinya dengan selembar kertas yang sudah kutuliskan ayat Firman Tuhan Kolose 3:23 "apapun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia". Apapun yang akan kujalani di sini aku harus mejalaninya dengan segenap hari karena semuanya kulakukan untuk Tuhanku bukan untuk orang lain.

SAHABAT

Sahabat... pernah kita lalui sebuah waktu saling mengingatkan disela canda berbagi harap kala gundah melebur hati Sahabat... bangga aku bersua denganmu benarlah kata orang sahabat sejati tak perlu dicari dia pasti kan datang sendiri Sahabat... biarlah kasih terus terbingkai satu doaku bahagia selalu untukmu

Sunday, July 24, 2022

MENJAUH DARI KASIHNYA

Manusia selalu tertarik dengan hal yang indah, enak dan menggiurkan. Ini sangatlah dipahami oleh si Iblis, dia tahu titik lemah manusia. Awal mula manusia jatuh ke dalam dosa karena iblis menawarkan buah yang menggiurkan, begitu enak kelihatannya dan akhirnya diambil dan dimakan oleh manusia.Di dalam dunia ini banyak sekali hal-hal menggiurkan yang ditawarkan iblis untuk kita, tapi bukan berarti semua hal-hal yang indah datangnya dari si iblis. Memang kelihatan dengan mata jasmani begitu indah sehingga tak tahan untuk menyentuh bahkan menikmatinya, namun tanpa sadar kita sedang menuju ke dalam jurang kebinasaan.Iblis sangat tau memanfaatkan situasi kita. Ketika kita merasa sendiri, merasa terabaikan maka mulailah si iblis melakukan aksinya mempengaruhi pikiran kita sehingga perlahan-lahan rasa sukacita, kedamaian, kebahagiaan menghilang dan akhirnya yang menguasai hati dan pikiran kita adalah amarah, benci, kecewa dan hal-hal semacam itu. Akhirnya semua itu menjadikan kita produk iblis dimana tidak ada lagi kebenaran dalam hidup kita.Asal muasalnya ketika kita mulai memberikan sedikit perhatian kepada hal-hal duniawi, lama-kelamaan perhatian kita semakin besar kepada hal tersebut bahkan mulai menyita waktu kita yang seharusnya kita berikan untuk Tuhan. Misalnya ditengah situasi saat ini dimana kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dengan tekhnologi, tetapi bukan berarti tekhnologi itu tidak baik, sebenarnya bagaimana kita bisa mempergunakannya dengan bijaksana. Ketika gedget tidak pernah lepas dari keseharian kita, bagaimana kita bisa mengguankannya dengan bijaksana? kembali kepada kebutuhan kita. Kita membutuhkan gedget untuk memudahkan komunikasi dan untuk membantu kita memperoleh informasi terbaru, jadi sangat tidak mungkin apabila kita tidak bisa lepas dari gedget seharian. Apabila ini terjadi berarti sudah melenceng jauh dari kebutuhan kita yang sebenarnya. Sebagian besar waktu kita habiskan untuk memelototin gedget sehingga waktu untuk Tuhan tersita, maka semakin jauhlah kita dari kasihNYA. Maka apa yang terjadi? kita terbelenggu dengan kuasa Iblis. Tetapi ingat bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkanmu, berjalanlah kembali ke JalanNya meskipun terseok-seok, jatuh berusahalah untuk kembali bangkit dan tetap pandang Tuhan yang tersenyum penuh kasih mengulurkan tanganNya menyambutmu kembali ke dalam pelukanNya.

Thursday, September 9, 2021

BUKAN TUGASMU

Kamu tidak dapat memilih siapa yang akan kau ditemui di dunia ini Hitam, putih, kuning, merah semua akan mewarnai hari-harimu Di sanapun kau kan temui beragam sifat manusia Baik, buruk, manis, pahit semua memadu dalam irama kehidupan Jangan buang waktumu untuk memikirkannya Bukan tugasmu untuk menilai... Bukan kamu yang harus mengadili.. Seburuk apapun yang kau terima, kamu tetaplah menjadi baik Tinggi tembok keangkuhan di depanmu, kamu tetaplah menjadi rendah hati

Thursday, August 13, 2020

BANGKITLAH INDONESIAKU

Ketika sinar sang surya
memecah awan kelam
Suara para mahluk bersorak
menghalau malam menyambut pagi

Bangkitlah Indonesiaku
sambutlah harimu
Lihat senyum para anak bangsa
mekar merekah menghiasi harimu

Bangkitlah Indonesiaku
tegakkan kakimu berdiri
Diatas lengan para satria
yang saling menggenggam erat

Bangkitlah Indonesiaku
tetapkan langkahmu
Bersama para tunas bangsa
berderap maju menggilas rintangan

Dulu bersama kita bertaruh nyawa
Dulu bersatu kita mengusir penjajah
Dulu berpadu kita melagukan semangat
Bagimu bangsaku Indonesia

Saat ini di hadapanmu aku berdiri
Padamu aku berjanji
Merah di dada membakar semangatku
Putih di hatiku tulus suci mengabdi
Bagimu bangsaku Indonesia
Kan ku persembahkan karyaku

Thursday, March 26, 2020

MAUKAH KAU BAGI RISAUMU?










Kemana bulan sembunyikan wajah
menyimpan cahaya di kelam awan
mengapa enggan menatapku?
merintih mengubur harapanku

Kemanakah kaki kan melangkah
menjauhi gapai sang pemusnah
mengapa geramya tetap membuntut?
meragu hati mungkin akupun takkan luput

Kesekian tempat ku datangi
mencari tirai tuk sembunyi
mengapa masih kurasa sengatnya?
merinding saat teringat buasnya

Ketika kumeringkuk dalam sepi
mendekam di balik pilar
menutup setiap pintu 
merindu kabar lambungkan harap

Ketika ku hanya diam dalam sepi
menggelitik hati suara membisik
bolehkah kita bicara sekarang?
AKU merindumu sekian lama
AKU disini untuk galaumu
maukah kau bagi risaumu denganKU?

MSM
#pandemi_covid-19





Sunday, January 26, 2020

MUNGKINKAH ESOK MASIH MILIKKU












Semenjak cahaya mengisi mataku
ku tahu hari ini masih milikku
Saat hembus nafasku memadu udara
ku tahu hari ini masih milikku

Kala mendung awali hari
sontak hati menggumam kesal
tiada sedih hari didera umpatan
sekalipun banyak yang menolak hadirnya

Saat tangan menyimpan karya
Ketika kaki menunda perjalanan
setiap detik pergi berlalu
sampai akhirnhya malampun menjelang

Padahal setiap hari adalah anugerah
seperti hari berlalu percuma
demikian hidup tersia-siakan
punah harap mereka yang merindu

Sungguh hidup hanyalah pinjaman
ketika tiba waktunya
haruslah dikembalikan kepadaNYA
akankah esok masih milikku?



Wednesday, January 22, 2020

BAHAGIALAH PAPA


Papa...
bahagialah hari ini
biarkan senyum terukir jelas
menghias indah wajahmu

Papa...
bahagialah hari ini
biar sejenak lepas bebanmu
sebelum membias cahaya matahari

Papa....
bahagialah hari ini
saat kau duduk termenung
ku tahu aku ada di setiap mimpimu

Papa...
bahagialah hari ini
saat mata sembunyikan lelahmu
ku tahu aku ada di setiap asamu

Papa...
bahagialah hari ini
jangan risaukan hari esokku
ringankan hati jelang masa demi masa

Papa...
bahagialah hari ini
aku ingin kau hadir mengisi masa emasku
aku ingin sempurnakan mimpimu
masa itu pasti kan kita jelang
Bersama.....






Monday, January 20, 2020

LUKA YANG SENGAJA DIBIARKAN

Menyaksikan tumbuh kembang anak adalah kerinduan seorang ibu, bahkan bukan sekedar menyaksikan melainkan berperan aktif dalam perkembangannya memberikan kepuasan tersendiri dalam bathin sorang ibu. Namu apa daya apabila anda harus menghabiskan sebagian waktu di luar rumah alias di tempat kerja. Dengan terpaksa hati harus merelakan anak diasuh oleh pengasuh atau kerabat dekst. Kerinduan seorang ibu kepada anak saat harus berada di luar rumah tidak dapat terobati hanya dengan memajang gambar anak di meja kerja atau hanya sekedar menelephon bahkan dengan tekhnologi yang semakin berkembang bisa langsung bertatap muka dengan video call. Demikian pula halnya dengan si anak sendiri setiap hari mereka harus memendam kerinduan, tidak sabra menunggu waktu ibunya pulang ke rumah.

Sunggu ironi realita kehidupan ini, setiap hari harus ada jarak memisahkan ikatan cinta antara ibu dan anaknya. Sesungguhnya ketika seorang wanita harus merelakan waktunya untuk bekerja yang seharusnya untuk sang buah hati, ada pergumulan berat bergejolak dalam bathinnya. Betapa dia harus berada di balik tirai waktu yang memupus kerinduannya, demikian juga dengan sang anak. Dua manusia yang harus menerima kenyataan hidup yang mengiris-iris bathinnya. Sebuah luka yang tak kunjung sembuh kecuali dengan suatu keputusan untuk berhenti berkarir. Demi karir seorang ibu harus bersedia membiarkan dirinya terluka, menjadi sebuah perjuangan yang berat yang tidak bisa dirasakan oleh kaum Adam.

TERJEBAK DALAM LABIRIN YANG SALAH

Memiliki pekerjaan atau kesibukan sangatlah penting, selain untuk menjamin kebutuhan keluarga juga untuk kepuasan jiwa secara imateril. Bekerja bukan hanya sekedar menerima gaji atau insentif setiap bulan, hal itu tidaklah semata-mata hal yang penting. Bagaimana anda dapat dengan bahagia menjalankan pekerjaan dalam sebuah lingkungan yang tidak kondusif, penuh dengan persaingan yang tidak sehat, tekanan-tekanan yang tidak masuk akal bahkan diperhadapkan dengan keputusan yang tidak sesuai dengan hati nurani dan prinsip hidup anda. Bagi orang yang professional dan berpendirian, kenyamanan dalam bekerja adalah suatu hal yang lebih penting dibandingkan dengan sejumlah uang yang masuk rekening anda di akhir bulan. Semakin lama anda membiarkan  diri terbenam pada sebuah kolam beracun, semakin cepat membuat anda menjadi lemah dan musnah.

Bekerjalah sesuai dengan passion anda. Hal ini banyak sekali diungkapkan oleh para motivator. Passion adalah sesuatu yang kita tidak pernah bosan untuk melakukannya. Ketika anda bekerja sesuai dengan passion anda maka segala masalah pasti akan dilewati dengan baik. Cobalah terus untuk mengenali passion anda, sehingga ketika anda menemukannya dan menjalaninya maka tentu saja kenyamanan akan anda temukan dalam pekerjaan anda. Ketika anda menyadari bahwa apa yang anda lakukan tidaklah sesuai dengan passion anda, maka bukan sesuatu hal yang salah apabila anda mengambil sebuah keputusan untuk membicarakan dengan atasan sehingga keputusan yang terbaik dapat diambil. Bekerja di luar passion bukan berarti tidak dapat dijalani, semua pekerjaan dapat dilakoni dengan komitmen dari dalam diri sendiri bahkan terkadang harus memaksakan diri, dimana suatu saat anda akan sampai pada sebuah titik jenuh dan menyesali bahwa anda telah menghabiskan begitu banyak waktu untuk hal yang tidk anda nikmati. Anda akan lebih menikmati pekerjaannya apabila itu adalah passion anda.

Kebiasaan yang baik akan luntur ketika anda berada di lingkungan yang salah dan menjadi sepaham dengan mereka. Di sekitar anda tentu saja ada banyak orang yang mungkin saja memiliki cara pandang, prioritas hidup dan kehidupan yang sangat berbeda dengan anda. Kesiapan diri untuk menjadi berbeda adalah suatu hal yang sangat sulit dijalani ketika mayoritas orang disekitar kita memiliki perilaku dan kebiasaan yang sama. Kesiapan mental dalam komitment untuk berbeda sekalipun harus berdiri sendiri. Mempertahankan jati diri adalah suatu hal yang sulit dilakukan, namun akan menjadi sebuah kekuatan identitas ketika anda dapat mempertahankannya. Kesalahan terbesar adalah ketika anda dengan rela mengorbankan jati diri demi untuk menghindari diskriminasi dan ketakutan akan adanya penolakan.



KESALAHAN WANITA DALAM BERKARIR

Selain membantu keuangan dalam keluarga, hal yang membuat wanita betah berkarir adalah bisa berinteraksi dengan sahabat, mempunyai pergaulan yang luas dan berkomunitas. Kebutuhan untuk bersosialisasi, mempunyai komunitas adalah hal yang penting bagi seorang wanita terutama mereka yang memilih untuk menjalani peran sebagai wanita karir selain sebagai ibu rumah tangga. Secara imateril ada kepuasan tersendiri yang dirasakan ketika seorang wanita dapat berbagi cerita dengan sahabat dan memiliki orang yang bisa diajak curhat selain suami atau keluarga terdekat.

Memiliki sahabat dekat di dalam bekerja atau teman sekantor yang karib dapat menjadi penghibur yang dapat mengerti dan menerima ketika hati sedang kesal atas tekanan dalam pekerjaan. Namun hendaknya seorang wanita lebih bijaksana dan berhati-hati dalam hal ini terutama ketika sahabat dekat adalah lawan jenis atau pria. Semakin banyak berbagi cerita dan semakin dalam permasalahan yang dibagi, semakin saling mengetahui sampai hal-hal yang pribadi bahkan masalah dalam rumah tangga merupakan awal yang akan menggiring kepada saling ketergantungan satu sama lain. Ketika saling ketergantungan mulai mengisi hari-hari maka segala sesuatu yang dilihat pada diri orang tersebut adalah sempurna.

Beberapa perselingkuhan terjadi berawal dari persahabatan. Apalagi ada terjadi konflik di rumah tangga meskipun kecil, akan semakin menyulut api perselingkuhan. Saat seorang wanita merasakan kenyamanan dengan seorang pria, semakin hari semakin dia akan memberikan konfirmasi ke dalam hati dan pikirananya bahwa pria ini adalah orang yang paling peduli dengan kehidupannya.

Menghilangkan kepenatan setelah pulang kerja sering dilakukan oleh para wanita karir. Sekedar untuk window shopping dengan para sahabat atau janjian makan malam bersama. Tetapi seringkali terjadi waktu yang dihabiskan dengan para sahabat sungguh mengikis habis waktu yang seharusnya menjadi golden time untuk keuarga. Setelah jalan-jalan di pusat perbelanjaan, makan malam masih dilanjutkan dengan ngopi bareng sambil berbagi cerita. Alhasil keluarga yang menunggu di rumah sama sekali terlupakan. Ketika tiba di rumah anak sudah tergolek pulas dalam tidurnya, demikian pula dengan suami karena seharian beraktifitas, akhirnya seluruh waktu dalam sehari hanya dihabiskan untuk urusan karir, persahabatan dan sisanya istirahat tidur. Sungguh ironis apabila hati seorang wanita sudah tidak ada getar alarm yang mengingatkan ketika dia harus memilih menghabiskan waktu yang terbatas untuk hal lain selain untuk keluarganya.

Komunikasi dalam rumah tangga sangat berperan untuk mengantisipasi terjadinya hal seperti tadi. Namun yang terutama adalah ketika suami dan istri memiliki kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan, maka semua itu tidak akan pernah menjadi kendala dalam keharmonisan rumah tangga. Mengenai pentingnya komunikasi, sebagian orang menganggap remeh masalah komunikasi antara suami dan istri. Toh, nanti malam ketemu juga di rumah.., kalimat ini seringkali diucapkan atau muncul di pikiran saat beraktifitas ehari-hari. Padahal itu sangatlah salah. Menjalin komunikasi saat tidak bersama adalah penting, walaupun hanya sekedar komunikasi ringan. Seringkali istri berharap suami yang akan menghubunginya lebih dulu demikian juga sebaliknya, akhirnya tidak terjadi komunikasi sama sekali akibat ego masing-masing. Alangkah indahnya apabila masing-masing membuang ego dan saling mendahului dalam berkomunikasi. Janganlah hari berlalu tanpa ada komunikasi antara suami dan istri, sebagai satu tubuh di dalam Tuhan sangatlah tidak mungkin apa yang dilakukan kepala dalam hal ini suami tidak diketahui oleh istri sebagai anggota tubuh.
Bagaikan jalan yang tertutup kabut tak tentu arah tujuan, demikian hari akan berlalu tanpa adanya komunikasi antara suami dan istri.

Tidak ada seorangpun yang senang ketika dibohongi. Dalam kehidupan rumah tangga kebohongan tidak akan pernah dibenarkan apapun alasannya. Berpikirlah selalu untuk mengatakan yang sebenarnya, jangan sekali-kali memberikan peluang kepada kebohongan untuk bersemayam di pikirnmu. Beberapa hal yang diakibatkan oleh kebohongan :
1. Akan menimbulkan perasaan bersalah. Pikiran anda akan digiring terus dengan perasaan bersalah dan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan sehari-hari misalnya kecemasa,susah tidur, dll.
2. Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, peribahasa ini sangat sesuai dengan kebiasaan berbohong, bahkan selihai apapun karena sesudah menjadi kebiasaan pastilah suatu saat akan terungkap. Betapa menyedihkan situasi ketika semua kebohongan terungkap, harga diri akan hilang dalam sesaat.
3. Bagi sebuah rumah tangga kebohongan adalah hal yang sangat menyakitkan.Merasa dihianati oleh orang terdekat yang tentu saja dicintai, yang seharusnya menjadi orang terpercaya tentulah sangat menyakitkan dan akan meninggalkan luka mendalam. Kebenaran mungkin menyakitkan tetapi kebohongan jauh lebih menyakitkan bahkan dapat mengakhiri hidup seseorang.
4. Kebiasaan berbohong akan mengakibatkan masalah dalam kesehatan. Ketika anda melakukan kebohongan, akan ada rasa bersalah dan kekuatiran yang terus-menerus sehingga mendorong anda mencari cara untuk menenangkan pikiran anda. Terkadang cara yang diambil malah memperburuk kesehatan anda.
Belajar untuk mengatakan kebenaran kepada pasangan anda akan membuat anda menjadi orang yang lebih baik dan akan menciptakan hubungan yang sehat dalam rumah tangga anda.

Friday, January 17, 2020

DEPRESI IBU PASCA MELAHIRKAN


Memiliki seorang anak setelah pernikahaan adalah hal yang sangat membahagiakan bagi orang tua yang sudah siap menjalaninya. Anak akan menjadi pusat limpahan kasih sayang dan seharusnya pelipatgandaan cinta antara suami dan istri akan terjadi.

Suatu hari aku diajak teman untuk menjenguk salah seorang teman kami yang sedang sakit. Sebenarnya aku tidak sesemangat temanku untuk pergi karena saya hanya sebatas kenal saja dan tidak memiliki keakraban dengan teman yang sedang sakit itu. Akhirnya kami membuat janji akan berkunjung ke rumah sakit pada besok hari. Tidak pernah saya menyangka keesokan hari sekitar jam 07.00 am aku di telephon temanku bahwa teman yang akan kami jenguk itu sudah meninggal, bahkan kami tidak sempat menjenguknya. Saat tiba di rumah duka kami berbincang dengan seorang kerabat dekat dari teman kami itu. Dia menceritakan Panjang lebar tentang sakitnya, berawal ketika selesai melahirkan terlihat perubahan-perubahan dalam diri teman kami tersebut terutama masalah kejiwaan. Dia sering menangis sendirian tanpa sebab, cepat emosi, tertekan dan selalu merasa diabaikan padahal sebenarnya tidak ada yang berubah dengan orang-orang terdekatnya. Jadi mungkin perasaan depresi yang berlarut ini membuat kondisi tubuhnya lemah dan sangat rentan sampai didiagnosa mengidap asam lambung tinggi yang akhirnya membawa dia pada ajalnya, tetapi yang pasti apabila memang sudah sampai pada saat yang ditentukan oleh Tuhan, tidak ada satupun manusia yang dapat menyangkalnya.

Seperti hal yang dialami oleh temanku tersebut, sebenarnya banyak juga dialami oleh para ibu pasca melahirkan. Depresi setelah melahirkan ada juga yang menyebutnya baby blue syndrome. Merasakan kesedihan, kecemasan dan merasa tertekan yang sangat berat adalah gejalanya. Mengatasi hal tersebut dibutuhkan kekuatan mental, pikiran-pikiran positif akan membangkitkan semangat dan yang paling penting juga adalah perhatian dan dukungan dari orang-orang terdekat apalagi dari suami. Suami yang siaga akan selalu berada disamping istri bukan hanya ketika dibutuhkan saja. Dalam masa pasca melahirkan suami seharusnya benar-benar focus merawat istri dan bayi, memberikan perhatian dan kasih sayang terhadap keduanya. Kesibukan pekerjaan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hal tersebut, mungkin saja si istri kelihatan tidak mempermasalahkannya, tetapi ketahuilah sesungguhnya itu akan membekas dalam hatinya sehingga menorehkan sakit yang mendalam karena sensitifnya kondisi emosional seorang ibu pasca melahirkan.

Sesuatu hal yang terbaik adalah kedekatan dengan Sang Pencipta dengan Iman yang teguh kepdaNya akan menjadi kekuatan yang menghibur dalam masa-masa seperti ini.
PenghiburanNya bagaikan aliran air segar yang terus mengalir membasahi hati dengan damaiNya.

JALAN SAMAR SEBUAH PERNIKAHAN


Teringat saat itu, ketika aku memutuskan untuk menikah di tahun 2001. Umurku sudah tergolong dewasa untuk memasuki pernikahan pada waktu itu. Semua berjalan dengan lancar karena aku dan suamiku memang sudah sangat teliti mempersiapkannya dan yang terpenting adalah karena kasih Tuhan yang sangat besar dalam kehidupan kami. Saat mengawali pernikahan, sesungguhnya aku masih samar dengan kesiapanku untuk memiliki buah hati, karena focus hidupku masih sangat berat dalam berkarir. Hal itulah yang saat ini menjadi renungan dalam kehidupanku.

Memutuskan untuk menikah bagi seorang wanita artinya sudah memiliki komitment untuk menjadi seorang istri dan menjadi ibu bagi anak-anaknya. Seorang ibu rumah tangga sekaligus wanita karir sedang menjalankan peran ganda. Sangat disadari bagi seorang wanita muda dengan semangat yang bergelora mengejar mimpi-mimpi dalam pekerjaan akan sangat merasa terganggu ketika dia harus menjalani peran juga sebagai ibu rumah tangga.

Kembali kepada tujuan awal membentuk rumah tangga, sesungguhnya banyak pasangan menikah tanpa dasar yang kuat. Menikah karena kepepet usia, menikah karena takut ditinggal pasangan padahal sudah sekian lama pacaran atau menikah karena desakan orang-orang terdekat, atau alasan lain, namun apapun itu tidak akan menjadi landasan kuat dalam sebuah pernikahan. Saat mulai membicarakan pernikahan dengan pasangan, komitmen kedua belah pihak dan penyerahan penuh pada Sang Pencipta akan selalu mengarahkan hati untuk mendapatkan hikmat dariNya dalam setiap langkah kehidupan. Dua pribadi yang menjadi satu dalam ikatan pernikahan, dengan segala latar belakang yang berbeda tidak akan menjadi masalah apabila sudah disadari sejak awal bahwa akan banyak perbedaan-perbedaan yang harus diselaraskan, artinya akan ada kerelaan dan kerendahan hati untuk di sini. Lain halnya apabila hal tersebut disadari setelah pernikahan terjadi. Masalah demi masalah seperti jamur yang berkembang di musim hujan akibat perbedaan yang tidak diantisipasi sejak awal.

Bersikap terbuka dengan pasangan pada awal merencanakan pernikahan adalah langkah yang baik, tidak seperti kebiasaan banyak orang yang menyembunyikan hal-hal buruk di saat pacaran dan akhirnya muncul di permukaan setelah menikah. Termasuk semua rencana yang ingin dijalankan setelah menikah seharusnya dibicarakan,karena rencana yang samar akan mengacaukan perjalanan pernikahan ibarat kapal yang siap mengarungi samudera agar lancar sampai tujuan harus dipersiapkan sebaik-baiknya termasuk semua perangkat berfungsi dengan baik. Misalnya Suami mengharapkan langsung memiliki anak ketika menikah, berbeda dengan istri ternyata masih mau focus berkarir, memiliki anak nanti saja atau ditunda dulu. Hal ini sungguh akan sangat menggusur kebahagiaan rumah tangga.

Ada pula yang berpendapat bahwa setelah memiliki anak maka ibu bisa focus lagi berkarir mengenai urusan anak kan bisa bayar pengasuh. Pada kenyataannya tidak semudah dengan mengucapkan, bukan hanya sekedar mencari orang untuk dititipi anak, tetapi adalah orang yang benar-benar dapat dipercaya untuk mengurus, menjaga dan memberikan perhatian kepada anak selama ibu tidak bersamanya. Satu hal lagi konsekwensinya adalah perkembangan mental anak kita akan mengarah kepada hal di luar pengendalian kita karena sebagian waktu dia habiskan bukan dengan orang tuanya melainkan dengan orang lain, bahkan ada anak yang lebih dekat dan sayang kepada pengasuhnya ketimang ibunya sendiri. Apakah ibu siap dengan kenyataan-kenyataan ini?
Intinya bersikap terbuka di awal merencanakan pernikahan adalah mematahkan tujuan pernikahan yang samar atau menyibakkan kabut sehingga tujuan pernikahan menjadi terang-benderang dalam komitment dari kedua pihak untuk menjalaninya bersama.
Sebuah hubungan yang dilandasi dengan kejujuran dan keterbukaan akan aman dan damai dalam perjalanan dan sampai pada tujuan dengan selamat.


EMANSIPASI ATAU KEEGOISAN?

Emansipasi wanita adalah hasil perjuangan ibu R.A Kartini agar para wanita memiliki hak memperoleh Pendidikan setinggi-tingginya dan memperoleh kesempatan yang sama dalam menerapkan ilmu yang dimiliki agar tidak direndahkan derajatnya. 

Memaknai perjuangan emansipasi, para wanita seharusnya memiliki semangat juang yang tinggi untuk memajukan dirinya menjadi wanita kuat dan mandiri. Wanita kuat bukan berarti harus memiliki tubuh yang kekar dengan otot yang kokoh, tidak meninggalkan kodratnya sebagai mahluk yang lembut namun dalam kelemah-lembutan tersimpan kekuatan seorang wanita untuk menjadi pendengar yang setia dan penasehat yang bijak. 

Hati seluas samudera adalah hati yang sanggup menampung keluhan, curahan perasaan pedih karena persoalan hidup dan bahkan menerima luapan kebahagiaan dari sesamanya, Berbahagiala apabila kamu memiliki hati seluas samudera, karena itulah kekuatan sesungguhnya dari seorang wanita. Ketidaksadaran akan kekuatan tersebut membuat banyak wanita menggunakan hatinya bukan sebagai penampungan melainkan seperti sebuah buli-buli yang posisinya miring sehingga semua yang masuk tidak pernah bertahan semua meluap keluar. Apapun yang diterima semua menjadi konsumsi khalayak ramai bahkan tidak jarang sudah dikembangkan berlipat ganda dari bentuk awalnya.

Seorang wanita yang menyadari akan kemampuan dirinya cenderung memegang teguh prinsip emansipasi namun sayang seringkali hal inilah yang menciptakan kisruh dalam kehidupannya karena salah memaknainya.

Tujuan seorang wanita berkeluarga adalah menjadi seorang istri dan ibu dari anak-anak yang dengan sendirinya melekat menjadi kewajiban yang harus dijalankan. Pemikiran bahwa merawat anak adalah tanggung jawab berdua, menyeidiakan makanan bukan hanya tugas istri toh suami juga pandai memasak. Hal tersebut sangat sempurna ketika dilaksanakan dengan dasar kasih. Tetapi ketika seorang wanita berdiri dengan hati yang tegar, menempatkan dirinya sebagai pribadi yang juga menopang keluarga atau turut menafkahi keluarga dan menegaskan bahwa urusan anak, urusan rumah adalah bukan urusannya karena harus focus pada pekerjaan yang mendatangkan uang untuk keluarga, hal ini sudah sangat jauh dari makna emansipasi. Istri merasa memiliki power yang sama sengan suami karena memiliki andil dalam menghidupi keluarga. Posisi, kedudukan dalam karir yang cemerlang semakin menuntut adanya pengakuan dari orang lain terhadap dirinya.
Kenyataan ini menunjukkan ketidaksiapan seoran wanita secara mental dalam mengarungi kehidupan berumah-tangga sebab tanpa disadari dia sedang memperkokoh kerajaan keegoisannya.
Demikian emansipasi seringkali mengalami pemaknaan yang salah oleh kaum wanita terutama yang memiliki kemampuan untuk menopang dirinya sendiri dan orang lain.

Tujuan diciptakannya Hawa adalah untuk menjadi penolong bagi Adam. Apabila kondisi tadi sudah dominan akibat keegoisan maka istri bukan lagi menjadi penolong bagi suaminya.
Menjadi penolong ketika suami mengalami masa-masa terendah dalam hidupnya, bukan saja masalah ekonomi atau pekerjaan yang mendatangkan uang, melainkan hal-hal di luar itu yang justru selalu hadir dalam kehidupan manusia setiap saat sekalipun tidak diarapkan.

Tuesday, January 7, 2020

SENANGKU HARI INI













Senangku hari ini
mewarna perlahan pudar
ketika ulur jemari menadah
mengatup erat dalam genggam
setangkai benci berduri

Senangku hari ini
memisah dari gumpalan
tercecar mengiring angin lalu
memadu dalam lingkaran kabut
mengisi ruang dalam pekat iri

Senangku hari ini
semula mengalun melodi indah
menggema perlahan hilang
sehingga sepi hampa suara
tanpa iringan dendam menari

Manakala benci, iri,dendam
bersatu menggilas musnah
Senangku hari ini
pergi tiada berbekas lagi
menggalau hati kian kemari

Wahai hatiku…….
mengapa rela engkau tersiksa?
adakah bahagia menjadi rindumu ?
maukah engkau menggapai Sang Penolong?
merentang tanganNya menyambutmu berlari

MSM😇









Monday, January 6, 2020

MASIH SAMA


Saat matahari pertama menyibak awan
membias kuning di awal tahun..
hangatnya  terasa sama menyentuhku

Semilir angin membelai wajah
dari balik jendela terasa masih sama
Berisik kokok ayam
saling bersahut terdengar sama saja

Lalu Lalang manusia
kejar-mengejar dengan waktu
menjejer satu demi satu
dan kesibukanpun berangsur pergi
semua masih sama

Kemarin, hari ini terasa sama saja
saat pandangku dalam duniaku
memang semua terasa tiada berubah
karena aku melihat aku

Ketika suara hatiku yang berbisik
ingat.., maut hanya selangkah darimu
kau takkan kuasa mengelak
hanya dengan kekuatanmu

Benar…
suara hatiku mengungkap semua
aku hidup hanya karena karuniaNya
setiap detik adalah anugerah
betapa kasihNya di setiap nafasku

Kemudian aku tak mau melihat aku
Ku hanya mau memandang DIA
sehingga hariku selalu baru
bersyukur dalam balutan kasih dan karuniaNya
Terima kasih Tuhanku…


MSM 😇














Tuesday, December 24, 2019

SANG BINTANG PENUNTUN











Tatkala terbit Sang Bintang
dalam sinarnya memanggil-manggil
seketika bangun para majus
beriring menyusuri jalan

Tak mau hilang pandangnya
dari tuntunan cahaya Sang Bintang
lenggang lenggok punggung para unta
langkah kaki membuat irama

Tak pudar semangat melangkah
walau terjang badai pasir padang gurun
sekiranya Sang Bintang setia
aral gendala tak mampu menghadang

Gelisah hati tuk segera memandang
rupa wajah Raja Damai yang dinanti
dalam setia Sang Bintang berseri
memberi cahaya agar semangat

Betapa hati bersorak riang
ketika melihat Sang Bintang berhenti
bahagia hati cerah sumringah
menemukan Yesus Sang Raja Damai

Ketika nanti suatu saat..
kau temukan Sang Bintang Penuntun
akankah kau mau diajak
bertemu Yesus Sang Raja Damai?

MSM😇





Monday, December 16, 2019

BETAPA KU BERSYUKUR




Sejak terang pagi membias
menyelinap dari celah jendelaku
telah kudengar senandung
menceritakan damai Natal

Bahkan sampai malam menjelang
saat ku beranjak ke pembaringan
kidung Natal masih mengiringi
membuaiku dalam lelap tidur

Seketika langkah membawaku
dalam sebuah ruangan kusam
tenang nyaris tak terdengar suara
hanya sesekali langkah terdengar

Di atas Kasur putih
tubuh lemah terbaring
wajah pucat tak sedikitpun kau mengeluh
sesekali melempar senyum

Dalam wajah sendu
kau simpan rintih sakitmu
kau beri senyum untuk sang bunda
dalam kuatirnya setia di sisimu

Dalam lemahmu
kau tularkan semangat
bagimu setiap detik sangat berarti
saat detak jantung masih berdegup

Betapa hati tiada terenyuh
ku masih menikmati suasana Natal
ku masih diberikan kesehatan
namun setiap waktuku berisi keluhan

Terimakasih Tuhan
kau buka mataku dan hatiku
betapa setiap detik hidup adalah anugerah
hatiku berlimpah Syukur kepadaMU..

MSM👼









Thursday, December 12, 2019

HANYA SEBUAH PALUNGAN




Di sana tercatat kisahMu
saat Bunda berpayung langit
dalam kawalan bintang malam
berpeluh menyusuri jalan

Terseok mengetuk setiap pintu
namun tak satupun terbuka untuknya
dalam sebuah kandang
disana Kau berbaring damai

Hanya sebuah palungan
dalam balutan selimut kumal
bahkan bulan memandang redup
bergayut gelap tak mampu melipur

Hanya sebuah palungan
bukan kerlip warna warni lampu
bukan harum aroma kue menggoda
tak ada merah hijau mencolok

Hanya sebuah palungan
dalam senyap tanpa gelegar riuh petasan
apalagi kerumunan pencinta anggur
hening dari pesta para pembual

Hanya sebuah palungan…

👼MSM







JIWA YANG TERBELENGGU













Semenjak sinarmu berpaling..
menyisakan kelam malam
sinambung hiruk pikuk kesibukan
terjebak manusia dalam alurnya

Langkah kaki kejar mengejar
kadang tak secepat waktu
dalam hati mengumam geram
jiwa dan raga terseret paksa

Tak sedikit ku bertemu
pandangan sayu wajah-wajah datar
senyum tiada apalagi rekah tawa
hanya segaris bibir datar

Tak sedikit hati membeku
membatu dalam keras hidup
saat jiwa perih diam tanpa geming
apalagi terdengar tangis memelas

Banyak jiwa terbelenggu
terpaksa hati dalam dekam terali
walau rantai belenggu berlapis emas
tetaplah jiwa meringkuk gelisah

Banyak jiwa terbelenggu
pudar nyali walau sekedar tuk mencoba lepas
padahal belenggu tak sekeras baja
hanya butuh satu hentakan

Banyak jiwa terbelenggu
dan tak mau lepas bebas….

MSM