puisi

Wednesday, March 13, 2019

TAK LUPUT DARI KELEMAHAN


Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah ( Matius 26:41)
Saya adalah manusia daging yang penuh dengan kelemahan. Semalam saya sudah merencanakan jam doa saya pukul 00.00 am. Alarm sudah terset dengan baik, tepat jam 00.00 alarm berbunyi saya bangun dari tempat tidur, mengambil sikap doa. Awalnya masih lancer namun memang iblis tidak mau diam begitu saja, lama kelamaan focus saya mulai dialihkan dan saya gagal melanjutkan jam doa saya. Subuh jan 04.00 am, saya bersiap lagi untuk menikmati hadirat Tuhan lewat saat teduh. Saya menyampaikan permohonan maaf atas segala kelemahan saya. Tuhan tidak pernah putus asa dengan segala kelemahan kita, DIA dengan penuh kasih mengampuni dan menerima saya. Itulah Tuhan kita yang penuh kasih setia. Dalam perjalanan saat teduh saya Tuhan berkata : Aku adalah setia, aku setia berjalan sertamu dalam sepanjang perjalanan kehidupanmu.
Manusia memang tidak pernah luput dari kelemahannya, namun selalu berusaha untuk memperbaiki dan berjuang untuk menjadi pribadi seperti yang Tuhan inginkan adalah kewajiban kita. Kita tidak boleh menyerah dengan kemauan iblis yang memperdaya kita dengan menggunakan kelemahan kita sebagai alasan untuk tidak hidup menurut kehendak Tuhan.
Hal yang selalu menguatkan saya adalah perkataan Tuhan bahwa DIA adalah setia dan tidak pernah meninggalkan saya sepanjang hidup saya.

No comments:

Post a Comment